Konglomerat pendiri raksasa properti China Evergrande Group, Hui Ka Yan, divonis penjara seumur hidup oleh pengadilan China, Kamis (20/8). Berikut profilnya.
Pemerintah menggunakan desil dalam DTSEN untuk menentukan penerima bansos. Pengamat menilai desil perlu dilengkapi verifikasi dan indikator lain untuk akurasi.
Harvard University setuju membayar US$53 juta untuk menyelesaikan gugatan terkait skandal pencurian bagian tubuh manusia.